GERAKAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 13 TINGKAT SD DIY

Gerakan Bersama Implementasi Kurikulum 13 DIY

Ketika Kurikulum 13 mulai diluncurkan, pada bulan Juli yang lalu para Kepala Sekolah dan Guru kelas 1 dan 4 khususnya tingkat Sekolag Dasar, banyak sekali suara pro dan kontra. Begitulah barangkali manusia. Tetapi kami para Kepala Sekolah khususnya tingkat Sekolah Dasar di DIY memiliki tekad bahwa dengan hadirnya Kurikulum 13 adalah semangat baru, strategi baru untuk membentuk generasi dan kader bangsa lebih bermartabat, lebih berperadaban dan memiliki posisi tawar yang tinggi di dunia global.

Sesuatu yang baru pasti penuh dengan ketidaksempurnaan itu pasti karena kita hanyalah makhluk bukan SANG PENCIPTA. Dengan kesadaran itulah maka para Kepala Sekolah Dasar khususnya sekolah sasaran Implementasi Kurikulum 13 menyambut dengan baik bahkan sudah langsung memulai gerakannya.

Bermodalkan rasa ingin tahu dan ingin bisa maka akhirnya terbentuklah Forum Komunikasi Kepala Sekolah Sasaran Kurikulum 13 mulai dari tingkat DIY (FKKSSK) sampai level kecamatan. Demikian antusiasnya gerakan tersebut dalam rangka keinginan untuk mencerdaskan generasi bangsa. Memiliki karakter yang kuat, Intelektualitas mapan, serta sikap dan religiusitas yang tinggi. Sehingga diharapkan muncul generasi yang mampu memberi manfaat bagi seluruh alam.

Dalam forum tersebut diadakanlah berbagai bentuk kegiatan nyata (belum berbicara program) antara lain:
1. Guru saling belajar bagaimana menyusun dan menelaah buku pegangan guru dan siswa
2. Guru saling belajar membelajarkan dengan model Kurikulum 13 (peer teaching tingkat kecamatan) dan         dilaksanakan 1 minggu sekali.
3. Guru mengkritisi isi buku bersama disesuaikan dengan konteks atau kondisi kewilayahan
4. Kepala Sekolah bersama guru merancang model penilaian sampai menjadi deskripsi
5. Kepala Sekolah bersama Guru menyusun rancangan evaluasi pengetahuan berbasis tema (UTS, UAS)
6. Kepala Sekolah memfasilitasi guru dalam penyusunan raport
7. FKKS mengimbaskan ke sekolah-sekolah yang belum menjadi sasaran dan yang mau serta memiliki             semangat untuk maju dan berubah lebih baik.

Kegiatan-kegiatan tersebut di atas sudah dilakukan semua dan sekarang masih terus berjalan FKKSSK 13 dalam rangka terus berbanah belajar tentang bagaimana menyampaikan KI 3 tentang kedalaman materi atau improvisasi seorang guru dalam memahami dan melaksanakan proses pembelajaran.

Kendala kami di lapangan adalah bagaimana mencari solusi yang efektif untuk melaksankan AUTENTIK ASSESMENT, DISCOVERY LEARNING, PROJECT BASE LEARNING, INKUIRY BASE LEARNING, PROBLEM BASE LEARNING. Ini semua yang selalu kami diskusikan di forum Kepala Sekolah dan Guru di sekolah sasaran Kurikulum 13.

Inilah gerakan yang luar biasa dari para GURU INDONESIA RAYA. Semoga karyanya membahana dan generasi asuhannya membawa manfaat bagi semua.

Komentar

Postingan Populer